Judul
|
: Understanding Architecture: An
Introduction to Architecture and Architecture History
|
Penulis
|
: Hazel Conway, Rowan Roenisch
|
Tahun
|
: 2005, edisi 2
|
ISBN-10
|
: 0-415-32059-3
|
Penerbit
|
: Rotledge, New York
|
Ekstensi
|
: PDF
|
Sunday, 27 December 2015
Buku "Understanding Architecture: An Introduction to Architecture and Architectural History"
Sunday, 20 December 2015
Tema Windows 7 "Shigatsu wa Kimi no Uso" by Bazzh
Konnichiwa, kali ini Buka Wawasan akan share Tema Windows 7 Shigatsu wa Kimi no Uso oleh Bazzh. Oke, langsung saja, gambar ini saya screenshoot dari laptop saya sendiri.
Deskripsi tema:
Nama
|
: [Suck-Style][Theme Win 7] Shigatsu wa
Kimi on Uso By Bazzh
|
Password
|
: Suck-Style
|
Size
|
: 8,68 MB
|
Credit
|
|
Tested on
|
: Windows 7 x86 Ultimate
|
[Suck-Style][Theme Win 7] Shigatsu wa Kimi no Uso By Bazzh.zip
Saturday, 19 December 2015
Resume Pemikiran Perkembangan Manajemen
A.
Aliran Klasik
1.
Manajemen
ilmiah
Aliran ini diprakarsai oleh Robert Owen dan Charles Babbage.
Menurut Owen, meningkatnya kondisi karyawan juga dapat meningkatkan hasil
produksi dan laba. Sedangkan Babbage menyatakan kegiatan memerlukan time study
(penelaahan waktu), division of work (pembagian kerja), dan penerapan prinsip ilmiah yang meningkatkan
produktivitas dan menekan biaya.
Frederick Winslow Taylor kemudian mengembangkan aliran ini dan
membuat pokok ajarannya. Pokok ajarannya, yaitu:
a. Time study
(penelaahan waktu), penyelidikan tentang penggunaan waktu kerja dengan
menggunakan alat penghitung waktu.
b. Differential
piece rate system (sistem rata-rata per potong diferensial), sistem upah untuk
mendorong produktivitas meningkat.
c. The Bart of
cutting metal (seni memotong logam), meneliti faktor yang berhubungan dengan
pemotongan logam.
d.
Functional
foremanship (sistem mandor fungsional), efisiensi akan tercapai jika:
1) Planning level
(tingkat perencanaan) yang dilakukan sebelum pekerjaan dimulai, terdiri dari:
a)
Order of Works
and routing
b)
Instruction
c)
Time and Coast
2)
Performance
level (tingkat pelaksanaan), terdiri dari:
a)
Gang boss
b)
Speed boss
c)
Repair boss
d)
Inspector boss
e)
Disciplinarian
3)
Scientific
Management (manajemen ilmiah), terdiri dari:
a)
Mengganti
metode Rule of Thumb dengan metode yang dikembangkan berdasarkan ilmu
pengetahuan.
b)
Mengadakan
seleksi dan training
c)
Ada pembagian
kerja dan tanggung jawab
d)
Kerja sama
2.
Teori
organisasi klasik
Teori
ini dikembangkan oleh Henry Fayol yang menyatakan pembagian kerja dalam suatu
kegiatan memerlukan prinsip-prinsip sebagai berikut.
a.
Division of
work (pembagian kerja)
b.
Authority and
responsibility (otoritas dan tanggung jawab)
c.
Discipline
(disiplin)
d.
Unity of
command (kesatuan komando)
e.
Unity of
direction (kesatuan arah)
f.
Subordination
of individual (mengutamakan organisasi)
g.
Renumation of
personal (pemberian gaji)
h.
Centralization
(sentralisasi)
i.
Scalar chain
(rantai scalar)
j.
Order (aturan)
k.
Equality
(keadilan)
l.
Stabillity of
temu of personal (kemantapan kedudukan pegawai)
m.
Initiative
(inisiatif)
n.
Spirit de corps (semangat kesatuan)
B.
Aliran Perilaku
Aliran
ini berkembang karena ketiak Pusan bahwa yang dikemukakan aliran klasik
dipandang tidak benar-benar membantu pencapaian efisiensi produksi dan
keharmonisan kerja. Oleh karena itu, dicari upaya untuk membantu manajer
mengatasi masalah organisasi melalui sisi perilaku karyawan.
C. Aliran Ilmu Manajemen
Aliran
ini sering disebut aliran kuantitatif dan operations research. Aliran ini
menyatakan persoalan manajemen dapat dipecahkan dengan metode kuantitatif.
Perkembangannya ditandai dengan berkembangnya prosedur operations research
dimulai dari analisis masalah hingga usulan kegiatan untuk menghadapi masalah.
Tahapan dalam metode ini, yaitu:
1.
Perumusan
masalah
2.
Penyusunan
model matematis
3.
Mendapatkan penyelesaian
dari model
4.
Pengujian model
dan hasil yang didapatkan dari model
5.
Penetapan dan
pengawasan atas hasil
6.
Pelaksanaan
hasil dalam kegiatan implementasi
D.
Pendekatan
Sistem
Sistem
merupakan keseluruhan komponen yang saling terkait untuk mencapai tujuan
tertentu. Dalam pendekatan ini, organisasi dianggap sebagai suatu kesatuan
bagian yang terhubung. Dalam pendekatan
ini, organisasi dibagi menjadi:
1.
Organisasi
tertutup (closed System) pada teori organisasi dan manajemen klasik, menekankan
pada variabel internal yang steril dari pengaruh lingkungan eksternal (external
environtment).
2.
Organisasi
terbuka (open system) pada teori organisasi dan manajemen modern, organisasi
harus mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan perkembangan zaman.
E.
Pendekatan Situasional
Pendekatan
situasional muncul karena ketidakpuasan atas anggapan keuniversalan dan
kebutuhan untuk memasuki berbagai variabel lingkungan ke dalam teori dan
praktek manajemen.
Menurut
pendekatan ini, tugas seorang manajer adalah mengidentifikasikan teknik mana
yang akan digunakan dalam situasi dan waktu tertentu dalam mencapai tujuan.
Sehingga, teknik yang paling tepat untuk mengatasi masalah manajemen adalah
bergantung pada situasi dan kondisi yang dihadapi.
Resume Pendahuluan Asas-asas Manajemen
A.
Definisi
Manajemen
Kata
manajemen tidaklah berasal dari kata “management” dalam bahasa Inggris,
namun berasal dari kata “ménagement” yang berasal dari bahasa Prancis
kuno yang berarti seni melaksanakan dan mengatur. Kata manajemen juga
kemungkinan berasal dari bahasa Italia “maneggiare” yang berarti
mengendalikan, yang berasal dari kata “manus” yang berarti tangan dalam
bahasa latin. Bahasa Prancis kemudian mengadopsi kata ini dari bahasa Inggris “management”.
Beberapa
literatur memberikan definisi berbeda terhadap manajemen, masing-masing ahli
juga memberikan definisi berbeda terhadap manajemen. Untuk mengartikan dan
mendefinisikan manajemen, dapat dilihat dari tiga pengertian, yaitu:
1.
Manajemen
sebagai suatu proses
Dalam
lingkup manajemen sebagai suatu proses, beberapa ahli merumuskan definisi
manajemen sebagai berikut.
a. Prof. Dr. S. Prayudi Atmosudirdjo
Manajemen adalah menyelenggarakan
sesuatu dengan menggerakkan orang-orang, uang, mesin-mesin, dan alat-alat
sesuai dengan kebutuhan.
b. Dr. Sondang P. Siagian, MPA
Manajemen adalah kemampuan atau
keterampilan untuk memperoleh sesuatu hasil dalam rangka pencapaian tujuan melalui
kegiatan-kegiatan orang lain.
c. Drs. Tje Liang Gie
Manajemen adalah proses yang
menyegerakan tindakan-tindakan dalam usaha kerja sama manusia, sehingga tujuan
yang telah ditentukan benar-benar tercapai.
d. George R. Terry
Manajemen adalah pencapaian tujuan
yang telah ditetapkan terlebih dahulu dengan mempergunakan kegiatan orang lain.
e. James Stoner
Manajemen adalah proses perencanaan,
pengorganisasian, pengarahan, dan pengendalian usaha-usaha para anggota suatu
organisasi dan penggunaan sumber daya lain yang ada dalam organisasi guna
mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
f. Robert L. Trewarth dan M. Gene Newport
Manajemen adalah proses perencanaan,
pengorganisasian, menggerakkan serta mengawasi aktivitas-aktivitas suatu
organisasi dalam rangka upaya mencapai koordinasi sumber-sumber daya manusia
dan sumber-sumber daya alam dalam hal pencapaian sasaran secara efektif dan
efisiensi
g. Haiman
Manajemen adalah fungsi untuk
mencapai suatu tujuan melalui orang lain, mengawasi usaha-usaha yang dilakukan
individu untuk mencapai tujuan.
Dari
beberapa definisi di atas, manajemen terlihat sebagai suatu proses karena semua
manajer, tanpa melihat kecakapan dan keterampilan khususnya, harus melaksanakan
kegiatan tertentu yang saling terkait untuk mencapai tujuan.
2.
Manajemen sebagai
suatu kolektivitas manusia
Kolektivitas
manusia adalah kumpulan orang-orang yang bekerja sama untuk tujuan yang sama.
Kumpulan ini menunjukkan adanya tingkatan orang yang menjadi pemimpin atau
manajer yang mengatur kumpulan manusia tersebut.
3.
Manajemen
sebagai ilmu dan seni
Manajemen
disebut sebagai ilmu dikarenakan manajemen telah dipelajari sejak lama dan
menjelaskan tentang gejala-gejala diteliti dengan menggunakan metode ilmiah.
Sedangkan manajemen sebagai seni adalah kemampuan mencapai tujuan
B. Hubungan Manajemen dengan Ilmu Lain
Manajemen
merupakan ilmu pengetahuan yang dalam artian memerlukan ilmu lain dalam
penerapannya. Berikut beberapa hubungan manajemen dengan ilmu lain.
1.
Ilmu manajemen
dengan ilmu hukum
Ilmu
hukum mempelajari tentang norma-norma dan kaidah-kaidah dalam kehidupan
bermasyarakat, sehingga kegiatan manajemen atau kerja sama tidak boleh
meninggalkan norma-norma dan kaidah yang
berlaku dalam masyarakat.
2.
Ilmu manajemen
dan ilmu ekonomi
Ilmu
ekonomi mempelajari bagaimana cara memenuhi dan mencukupi kebutuhan manusia
dengan pengorbanan tenaga, biaya, peralatan, waktu, dan material seminimal
mungkin untuk hasil tertentu atau pengorbanan tenaga, biaya, peralatan, waktu,
dan material tertentu untuk hasil yang maksimal. Sedangkan ilmu manajemen
mempelajari kegiatan untuk mengarahkan
kerja sama kelompok dengan menggunakan tenaga, biaya, peralatan, waktu,
dan material untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Kurang lebih kedua ilmu ini
memiliki prinsip yang sama.
3.
Ilmu manajemen
dengan sosiologi
Sosiologi
mempelajari tata hidup masyarakat termasuk pengelompokan masyarakat. Ilmu
manajemen memerlukan prinsip dalam ilmu sosiologi untuk mengetahui bagaimana
hubungan manusia dengan sesamanya, interaksi sosial, status sosial, dan
dinamika masyarakat.
4.
Ilmu manajemen
dengan psikologi
Psikologi
mempelajari perilaku seseorang yang
dipengaruhi dan mempengaruhi orang lain. Ilmu manajemen sendiri, mempelajari
tentang kegiatan kerja sama kelompok orang
untuk tujuan bersama. Sehingga, psikologi diperlukan untuk mengetahui bagaimana
seseorang menghadapi orang lain.
C. Unsur-unsur Manajemen
Unsur-unsur
manajemen dikenal dengan istilah 6M dalam manajemen atau The Six M’s in
Management. Unsur-unsur yang dimaksud ini, yaitu:
1. Man (tenaga kerja), merupakan pusat kegiatan dalam pelaksanaan
manajemen.
2. Money (uang), digunakan sebagai alat tukar-menukar dan untuk
mencapai tujuan yang telah ditentukan.
3. Machines (mesin-mesin), sebagai alat pembantu kerja yang juga
merupakan faktor penentu setiap kegiatan, juga memudahkan dalam melaksanakan
pekerjaan.
4. Methods (metode atau cara kerja), merupakan cara untuk melaksanakan
suatu pekerjaan dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
5. Materials (bahan), merupakan benda yang diolah oleh tenaga kerja
untuk mencapai pekerjaan.
6. Market (pasar). Tempat untuk memasarkan barang hasil produksi.
Friday, 18 December 2015
Tutorial Menggunakan AVS Script Creator MeGUI
Postingan kali ini akan membahas cara
menggunakan AVS Script Creator Tool dari MeGUI. Script ini kita gunakan ketika
kita ingin melakukan encoding video. Berikut tutorialnya.
1.
Pertama, buka aplikasi MeGUI. Kali ini saya
menggunakan MeGUI 2620 Development Update Server.
2.
Klik Tool, lalu klik AVS Script Creator.
3.
Pilih Video yang ingin dibuat script-nya kemudian klik
Open. Misalnya saya memilih Mekakucity Actors – 01
4.
Kemudian akan muncul kotak dialog, kali ini saya
menggunakan DirectShowSource agar dapat mengatur output sesuai kemauan.
5.
Centang kotak resize, tentukan ukuran output, misalnya
848 piksel × 480 piksel. Pada combo box mod, pilih mod16.
6.
Klik tab Filters,
pilih subtab AVI Source/DSSource, kemudian klik tombol Analyse untuk melakukan
deteksi terhadap video. Bila video merupakan anime, video terebut tidak dapat
teranalisa. Centang kotak Source si Anime untuk video berbentuk anime.
7.
Setelah itu klik Save untuk menyimpan Script
Sekian tutorial menggunakan AVS
Script Creator MeGUI, jika ada pertanyaan silahkan bertanya pada kolom
komentar.
Buku "Ensiklopedi Adab Islam Menurut Al-Quran dan As-Sunnah 2"
Judul
|
: Ensiklopedi Adab Islam Menurut
Al-Quran dan As-Sunnah 2
|
Penulis
|
: ‘Abdul’aziz bin Fathi as-Sayyid Nada
|
Tahun
|
: 2007, jilid 2
|
ISBN-13
|
: 978-979-3536-88-0
|
Penerbit
|
: Pustaka Imam Asy-Syafi’i, Jakarta
|
Ekstensi
|
: PDF
|
Ensiklopedi Adab Islam 2.pdf
Buku "Ensiklopedi Adab Islam Menurut Al-Qur-an dan As-Sunnah 1"
Judul
|
: Ensiklopedi Adab Islam Menurut
Al-Quran dan As-Sunnah 1
|
Penulis
|
: ‘Abdul’aziz bin Fathi as-Sayyid Nada
|
Tahun
|
: 2007, jilid 1
|
ISBN-13
|
: 978-979-3536-87-3
|
Penerbit
|
: Pustaka Imam Asy-Syafi’i, Jakarta
|
Ekstensi
|
: PDF
|
Ensiklopedi Adab Islam 1.pdf
Gett | Tusfiles | Solidfiles | Mirrorcreator | ZippyShare
Wednesday, 16 December 2015
Buku "Understanding Human Communication"
Judul
|
: Understanding Human Communication
|
Penulis
|
: Ronald B. Adler, George Roler
|
Tahun
|
: 2006, cet. ke-9
|
ISBN-10
|
: 0-19-517833-3
|
ISBN-13
|
: 978-0-19-517833-3
|
Penerbit
|
: Oxford University Press, New York
|
Ekstensi
|
: PDF
|
Understanding Human Communication - Ronald B. Adler & George Roler.pdf
Gett | Tusfiles | Solidfiles | Mirrorcreator | ZippyShare
Buku "Human Communication"
Judul
|
: Human Communication
|
Penulis
|
: Judy C. Pearson, Paul E. Nelson,
Scott Titsworth, Lynn Harter
|
Tahun
|
: 2011, cet. ke-4
|
ISBN-10
|
: 0-07-34068-5
|
ISBN-13
|
: 978-0-07034068-0
|
Penerbit
Ekstensi |
: McGrow-Hill, New York
|
Human Communication - Judy C. Pearson, et. al.pdf
Gett | Tusfiles | Solidfiles | Mirrorcreator | ZippyShare
Subscribe to:
Posts (Atom)














